news

porn.gif

Depkopminfo telah menyiapkan software untuk menangkal situs porno. Namun Menkominfo masih bungkam mengenai nama software itu. “Apalah arti sebuah nama, yang penting khasiatnya bisa menangkal situs porno,” ujar Menkominfo Muhammad Nuh di sela seminar di Depkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (26/3/2008). Software ini sudah lama dikembangkan oleh para akademisi di ITS Surabaya. Namun dia tidak menyebutkan berapa lama software itu dikembangkan. Yang jelas, Depkominfo tidak mengalokasikan dana khusus untuk pengembangan software ini.

Rencananya software ini akan dilaunching pada 29 Maret dan akan mulai disebarkan melalui situs resmi Depkominfo pada awal April. Para pengunjung internet yang berminat mendapatkan software ini bisa mendownload secara gratis di situs Depkominfo pada alamat http://www.depkominfo.go.id.

Selain gratis, software ini bisa disebarluaskan secara bebas. Software ini juga akan diberikan kepada ISP yang ada di Indonesia.

Menkominfo yakin cara ini cukup efektif dan dia mengatakan indikator kesuksesan menangkal situs porno ini dilihat dari dua sisi yakni, dari jumlah situs yang diblokir dan penurunan jumlah orang yang mengakses.

In Memoriam Penjejak Pertama Puncak Everest Sir Edmund Hillary


Sebut Gunung Tertinggi Itu si Bangsat
WELLINGTON – Pendaki gunung legendaris Sir Edmund Hillary meninggal dunia kemarin (11/1). Pendaki pertama yang berhasil menjejakkan kaki di tempat tertinggi dunia di Everest itu meninggal dalam usia 88 tahun. Bersama pendaki Nepal Sherpa Tenzing Norgay, Hillary menggapai puncak gunung dengan ketinggian 8.850 meter dari atas permukaan laut tersebut pada 29 Mei 1953.

Berita kematian pria kelahiran Tuakau, 29 Juli 1919 itu diumumkan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Helen Clark. Menurut Clark, Hillary adalah sosok yang rendah hati. “Sir Ed menggambarkan dirinya sendiri sebagai seorang warga Selandia Baru yang sederhana. Kenyataannya, beliau adalah legenda,” ujar Clark.

Prestasi Hillary tersebut mengakhiri delapan kali kegagalan tim Inggris yang berusaha menggapai atap dunia itu. Tidak berlebihan jika kemudian Ratu Elizabeth II dari Inggris menganugerahinya dengan gelar sir.

Ucapan pertama yang dilontarkan Hillary pada teman pendakinya, George Lowe, sesaat setelah dia dan Tenzing kembali dari peristiwa pendakian bersejarah tersebut adalah “George, kita berhasil menundukkan si bangsat ini (Everest, Red)!”.

Ungkapan keberhasilan tersebut bahkan sampai ke Inggris tepat pada malam sebelum penobatan Ratu Elizabeth II. Hasilnya, penobatan itu disertai dengan perayaan keberhasilan Hillary yang segera menjadi berita utama di koran-koran Inggris esok paginya.

Hillary dan John Hunt, kolonel angkatan darat Inggris yang memimpin ekspedisi tersebut, dianugerahi gelar kehormatan oleh Ratu Elizabeth. Tenzing sendiri mendapatkan medali George, penghargaan tertinggi kedua atas keberanian yang diberikan kepada warga sipil.

Hillary memulai kegiatan pendakian saat masih duduk di sekolah menengah. Pada 1951, dia bergabung dengan suatu kelompok warga Inggris dalam perjalanan menuju pusat kawasan Pegunungan Himalaya untuk menjelajahi bagian selatan Everest.

Begitu mencapai puncak, Hillary menghabiskan sekitar 15-30 menit untuk berdiam diri di sana. Sedangkan Tenzing meletakkan sajen menurut kepercayaannya sebagai orang Hindu.

Dielu-elukan sebagai petualang terhebat abad XX, Hillary yang saat itu berusia 33 tahun menjadi salah seorang paling terkenal di dunia. Wajah tirusnya menghiasi sampul-sampul majalah dan prangko.

Padahal, pria tinggi-kurus tersebut tidak pernah menduga akan menjadi seorang selebriti.

“Sebenarnya, saya ini agak naif. Saya hanya pria dari desa. Ketika mendaki Everest, saya hanya berpikir itu adalah sesuatu yang menarik. Tapi, saya tidak pernah memimpikan ini adalah sesuatu yang hebat bagi orang yang belum mendaki Everest,” tuturnya kepada the Detroit Free Press pada 2000.

Ternyata, penaklukan puncak Everest bukanlah akhir dari petualangan epik Hillary. Dia kemudian mendaki puncak lainnya di Pegunungan Himalaya.

Pada 1958, dia memimpin sebuah tim yang terdiri atas orang-orang Selandia Baru untuk mengalahkan tim Inggris dalam sebuah perlombaan menuju Kutub Selatan dengan traktor salju menyeberangi gletser sepanjang 1.200 mil.

Pada 1960, Hillary kembali lagi ke Himalaya. Tujuannya, menelusuri legenda Yeti (manusia salju buruk rupa) dengan bantuan ahli binatang Marlin Perkins, sekaligus mengadakan penelitian fisiologi tingkat tinggi. Dia kembali memimpin suatu ekspedisi jet-boat menuju Sungai Gangga dari Teluk Bengal hingga mendekati muara sungai di Himalaya.

Mereka menempuh perjalanan sejauh 1.500 mil pada 1977. Ekspedisi tersebut dilanjutkan dengan berjalan kaki 100 mil yang membawa Hilary mengalami perdarahan otak dan harus segera diselamatkan helikopter

Bertahun-tahun kemudian, Hillary menjadi penyokong utama masalah-masalah lingkungan, di samping turut serta meningkatkan kehidupan suku Sherpa di Nepal, suku asal Tenzing. Perserikatan Himalaya miliknya membantu pembangunan sekolah-sekolah, rumah sakit-rumah sakit, dan jalur pesawat terbang di Nepal sejak 1961. Pada 2003, bertepatan dengan 50 tahun perayaan pendakian bersejarahnya, Hillary dianugerahi penghargaan warga terhormat. (da2nk)

Responses

  1. maaf Pak dadang eska ( “kok gak dirubah dadang kaes aja ya???”)

    saya mau usul, beritanya mbok yang merakyat gitu lho… saya minta berita up to date tentang harga cabe keriting atau beras berapa gitu loch…

    ya.. ini cuma usul pak kaes ehh eska, jangan marah lho
    …segera di update friend…

  2. wah wah wah,,!!!! perlu itu… anti porn.!!
    haghaghaghag


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: